10.23.2006
TAQABALLAHU MINA WA MINKUM
MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
SELAMAT IDHUL FITRI 1427 HIJRIYAH
Semoga kita semua termasuk golongan orang orang yang menang.
MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
SELAMAT IDHUL FITRI 1427 HIJRIYAH
Semoga kita semua termasuk golongan orang orang yang menang.
10.16.2006
1/3 Terakhir..
1/3 terakhir tantangan rasanya semakin berat. Rasa malas yang menggantung semakin memberatkan langkah untuk berbuat lebih. Cobaan yang dirasa dibesar besarkan oleh pikiran dan hati yang tak kunjung bersih , padahal penggalan bulan tinggal 1/3 nya.
Masalah masalah duniawi, yang selalu dibawa sulit terasa makin membelit membuat diri semakin berat untuk mengucap sukur. Nikmat yang berlimpah dikabutkan oleh keluhan demi keluhan hidup yang terasa kian berat padahal hari semakin dekat di penggalan bulan yang tinggal 1/3 nya.
Air mata yang mengalir sepatutnya untuk pengakuan dosa dan penyesalan untuk membersih diri dari jerat dunia yang menyilaukan dan menghanyutkan, malahan terbuang percuma untuk penyesalan penyesalan dan keluhan kesah untuk hal yang remeh temeh dan penggalan bulan tinggal 1/3 nya.
Kesibukan demi kesibukan dilakukan yang membawa hati semakin menjauh dari Mu. Semestinya kesibukan ini adalah giat bersujud pada Mu, mempersembahkan setiap gerak dan laku menuju MU. Melantunkan lafal asma Mu, mendzikirkan keagungan indah nama nama Mu, mengisi setiap relung hati dengan hangat cinta kasih sayang Mu. Menundukan diri pada penghambaan penuh hanya pada Mu dan 1/3 penggalan yang terakhir pun semakin dekat ke akhir.
Ah ya Alloh penggalan bulan yang tinggal 1/3 nya ini pun masihkan harus aku habiskan untuk yang ‘lain? Ijinkan aku ya Alloh, melebur dalam sujud sujud malam atas penghambaan ku (yang sepatutnya hanya) pada Mu.
Masalah masalah duniawi, yang selalu dibawa sulit terasa makin membelit membuat diri semakin berat untuk mengucap sukur. Nikmat yang berlimpah dikabutkan oleh keluhan demi keluhan hidup yang terasa kian berat padahal hari semakin dekat di penggalan bulan yang tinggal 1/3 nya.
Air mata yang mengalir sepatutnya untuk pengakuan dosa dan penyesalan untuk membersih diri dari jerat dunia yang menyilaukan dan menghanyutkan, malahan terbuang percuma untuk penyesalan penyesalan dan keluhan kesah untuk hal yang remeh temeh dan penggalan bulan tinggal 1/3 nya.
Kesibukan demi kesibukan dilakukan yang membawa hati semakin menjauh dari Mu. Semestinya kesibukan ini adalah giat bersujud pada Mu, mempersembahkan setiap gerak dan laku menuju MU. Melantunkan lafal asma Mu, mendzikirkan keagungan indah nama nama Mu, mengisi setiap relung hati dengan hangat cinta kasih sayang Mu. Menundukan diri pada penghambaan penuh hanya pada Mu dan 1/3 penggalan yang terakhir pun semakin dekat ke akhir.
Ah ya Alloh penggalan bulan yang tinggal 1/3 nya ini pun masihkan harus aku habiskan untuk yang ‘lain? Ijinkan aku ya Alloh, melebur dalam sujud sujud malam atas penghambaan ku (yang sepatutnya hanya) pada Mu.
10.06.2006
"Tin Tiiiiiiiin Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnn!!!!"
Saat suatu siang bolong, panas terik menyengat berkendara motor di jalan raya di belantra jakarta yang ganas (hiperbol mode), lalu tiba tiba diklason mobil di belakang kita dg suara yang bikin kuping budek, berulang ulang pula…apa sih reaksi kita??
Wajar ga, kalu langsung nguamook, bales nglakson, saling lempar makian, pepet pepetan trus tonjok tonjokan sampe muka bonyok…jakarta bo’ panassssss!!!!! Cuman gara gara klason doang?!?!?
Tapi kalu dipikir dengan jernih, dada lapang, fungsi klason itu kan mencari perhatian, agar org yang di klakson itu memperhatikan.
Kemudian yang di klakson daripada balas nglakson, nguamok sambil ngacung ngacungin tinju mendingan juga kasi jalan org yang nglakson mungkin dia terburu buru (bisa jadi istrinya mau melahirkan, keluarganya ada yang sakit, mengejar pesawat ke bandara karena sudah mepet waktu, atau kebelet pipis, bisa bahaya juga kan bikin dia kencing batu…), mungkin kendaran kita menghalangi dia, atau kita salah ambil jalur de el el de es be e te ce, intinya mending ngaca ke diri sendiri dulu daripada sibuk ngitung kesalahan org dan mikirin cara buat balas dendam.
Lagipula itung itung sedekah tokh, ga harus mesti kasih sumbangan jauh jauh untuk korban gempa jogja atau korban banjir lumpur porong, memberi jalan bagi yang ingin duluan di jalan raya, juga sedekah kan……
Ibadah itu ternyata ga susah……
Wajar ga, kalu langsung nguamook, bales nglakson, saling lempar makian, pepet pepetan trus tonjok tonjokan sampe muka bonyok…jakarta bo’ panassssss!!!!! Cuman gara gara klason doang?!?!?
Tapi kalu dipikir dengan jernih, dada lapang, fungsi klason itu kan mencari perhatian, agar org yang di klakson itu memperhatikan.
Kemudian yang di klakson daripada balas nglakson, nguamok sambil ngacung ngacungin tinju mendingan juga kasi jalan org yang nglakson mungkin dia terburu buru (bisa jadi istrinya mau melahirkan, keluarganya ada yang sakit, mengejar pesawat ke bandara karena sudah mepet waktu, atau kebelet pipis, bisa bahaya juga kan bikin dia kencing batu…), mungkin kendaran kita menghalangi dia, atau kita salah ambil jalur de el el de es be e te ce, intinya mending ngaca ke diri sendiri dulu daripada sibuk ngitung kesalahan org dan mikirin cara buat balas dendam.
Lagipula itung itung sedekah tokh, ga harus mesti kasih sumbangan jauh jauh untuk korban gempa jogja atau korban banjir lumpur porong, memberi jalan bagi yang ingin duluan di jalan raya, juga sedekah kan……
Ibadah itu ternyata ga susah……
