11.09.2009
Tentang....
Kemarin sorre, hujan deras. Isa minta keluar main hujan. Awalnya karena sedang batuk pilek saya larang. Isa ngambek mojok di bawah meja makan. Saya kelur melihat hujan, yang mulai mereda, saya lalu mengubah keputusan Isa saya perbolehkan main hujan. Dengan girang isa berlari menyongsong hujan, bertelanjang kaki melompat lompat di tengah genangan air di depan rumah. Girang betul.... saya tidak tahu seberapa girang isa saat itu...tapi...
Saya jadi teringat, waktu kecil dulu...
Waktu itu hujan deras sekali, hanya ada ayah, saya, kakak dan adik. Bunda, ibu saya sedang ke pasar belanja bulanan. Waktu sudah hampir sore dan bunda belum pulang. Tidak berapa lama menjelang adzan maghrib bunda datang dengan jinjingan berkantung kantung belanjaan bulanan. Setelah menaruhnya di dapur bunda pergi mandi. Kami, saya kakak dan adik masih asik bercengkrama di kamar. Kamar yang saya ingat waktu itu adalah satu kasur dengan dipan agak tinggi tempat tidur bunda dan adik saya yang ketika itu masih batita dan kasur tanpa dipan tempat ayah, saya dan kakak tidur, kamar itu hangat..saya masih dapat merasakan kehangatannya..meski hanya dalam kenangan..
Selesai mandi bunda membereskan belanjaan memilahnya dan menyimpan di dapur, mie instant, kecap, telur, gula kopi, teh minyak goreng dan beng beng, dulu bunda sering menyimpan beng beng untuk kami. dan menghadiahkannya setiap kali setelah kami menghabiskan makan, jika makan tidak habis, jangan harap dapat jatah :(, Setelah menjadi orang tua baru tahu saya itu salah satu taktik mendidik saja, dan saya pun sekarang melakukannya :)
Setelah selesai bunda berkemas, seraya memanggil saya, "de bunda ada beli sesuatu"
hari itu saya ingat bukan hari ulang tahun saya, pun hari itu saya belum menunjukan hasil ulangan atau pe er yang mendapat nilai baik. Jadi rasanya tidak ada reward yang seharusnya saya terima. Dalam bungkusan yang bunda berikan, ada baju daster batik warna orange dengan bunga coklat....dengan riang saya terima hadiah bunda itu, celoteh bocah saya sempat berucap: "wow daster nya bagus nda, kayak daster anak orang kaya..." itulah cara vaye kecil mengungkap terima kasih..:D
Rasanya bahagia betul, seperti rasa hangat menyelimut hati..tentram sekali..senang....sulit menggambarkannya dengan kalimat...(tidakbermaksud lebay :p tapi ..ya sperti itulah perasaan saya)
Perasaan senang yang hangat saat itu kemarin sore hadir kembali..senang yang luar biasa.. senang yang jarang betul akhir akhir ini saya rasakan.. lebih dari rasa senang seorang anak mendapat hadiah tak diduga dari orang yang dicintai dan mencintainya. Hangat...Nyaman...
Saya dan bunda memang tidak terlampau dekat, selalu ada jarak di antara kami.
Tapi Sore kemarin rasanya ingin saya terbang ke pelukannya dan bersimpuh berterima kasih atas rasa bahagia yang begitu berkesan yang pernah saya rasakan berpuluh tahun silam.......
Love you Nda..You Know It :)
Saya jadi teringat, waktu kecil dulu...
Waktu itu hujan deras sekali, hanya ada ayah, saya, kakak dan adik. Bunda, ibu saya sedang ke pasar belanja bulanan. Waktu sudah hampir sore dan bunda belum pulang. Tidak berapa lama menjelang adzan maghrib bunda datang dengan jinjingan berkantung kantung belanjaan bulanan. Setelah menaruhnya di dapur bunda pergi mandi. Kami, saya kakak dan adik masih asik bercengkrama di kamar. Kamar yang saya ingat waktu itu adalah satu kasur dengan dipan agak tinggi tempat tidur bunda dan adik saya yang ketika itu masih batita dan kasur tanpa dipan tempat ayah, saya dan kakak tidur, kamar itu hangat..saya masih dapat merasakan kehangatannya..meski hanya dalam kenangan..
Selesai mandi bunda membereskan belanjaan memilahnya dan menyimpan di dapur, mie instant, kecap, telur, gula kopi, teh minyak goreng dan beng beng, dulu bunda sering menyimpan beng beng untuk kami. dan menghadiahkannya setiap kali setelah kami menghabiskan makan, jika makan tidak habis, jangan harap dapat jatah :(, Setelah menjadi orang tua baru tahu saya itu salah satu taktik mendidik saja, dan saya pun sekarang melakukannya :)
Setelah selesai bunda berkemas, seraya memanggil saya, "de bunda ada beli sesuatu"
hari itu saya ingat bukan hari ulang tahun saya, pun hari itu saya belum menunjukan hasil ulangan atau pe er yang mendapat nilai baik. Jadi rasanya tidak ada reward yang seharusnya saya terima. Dalam bungkusan yang bunda berikan, ada baju daster batik warna orange dengan bunga coklat....dengan riang saya terima hadiah bunda itu, celoteh bocah saya sempat berucap: "wow daster nya bagus nda, kayak daster anak orang kaya..." itulah cara vaye kecil mengungkap terima kasih..:D
Rasanya bahagia betul, seperti rasa hangat menyelimut hati..tentram sekali..senang....sulit menggambarkannya dengan kalimat...(tidakbermaksud lebay :p tapi ..ya sperti itulah perasaan saya)
Perasaan senang yang hangat saat itu kemarin sore hadir kembali..senang yang luar biasa.. senang yang jarang betul akhir akhir ini saya rasakan.. lebih dari rasa senang seorang anak mendapat hadiah tak diduga dari orang yang dicintai dan mencintainya. Hangat...Nyaman...
Saya dan bunda memang tidak terlampau dekat, selalu ada jarak di antara kami.
Tapi Sore kemarin rasanya ingin saya terbang ke pelukannya dan bersimpuh berterima kasih atas rasa bahagia yang begitu berkesan yang pernah saya rasakan berpuluh tahun silam.......
Love you Nda..You Know It :)
